Rachmat Saleh menyelesaikan studinya pada Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia tahun 1955, dan langsung bergabung dengan Bank Indonesia pada awal 1956. Tahun 1957 sempat melanjutkan tugas belajar di Harvard University namun pada awal Tahun 1958 dipanggil kembali untuk mengambil alih pimpinan Perwakilan Bank Indonesia di New York. Penempatan tugas pos luar negeri ini kemudian dilanjutkan di Amsterdam selama 2 tahun dan kembali ke Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta pada tahun 1960. Di tahun inilah, Rahmat Saleh diangkat sebagai Direktur Muda.

Sejak Tahun 1964, Rachmat Saleh menjabat sebagai Direktur Bank Indonesia selama 9 tahun dan kemudian diangkat sebagai Gubernur Bank Indonesia di Tahun 1973 hingga Tahun 1983. Sewaktu menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia Rachmat Saleh juga sempat merangkap sebagai Governor The World Bank, dan Alternate Governor di IMF, Asian Development Bank dan Islamic Development Bank.

Karir di sektor moneter, dilengkapi Rachmat Saleh dengan jabatan di pemerintahan sebagai Menteri Perdagangan sejak Tahun 1983 - 1998, dan selaku penasehat ekonomi pemerintah di bidang perdagangan. Selama lebih dari 22 tahun, Rachmat Saleh juga menjadi anggota maupun wakil ketua dalam berbagai tim delegasi Indonesia untuk negosiasi hutang ataupun bantuan bilateral/multilateral. Sebagai salah satu bentuk penghargaan negara, Rachmat Saleh dianugerahi Bintang Mahaputera Pradhana, yang diterima pada tahun 1973.