IBS Soroti Peran BPR Pasca Pandemi terhadap Peningkatan Kapasitas UMKM Pasca Pandemi Covid-19

Dalam webinar ini, para pembicara membahas tentang permasalahan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terpaksa harus gulung tikar karena terdampak pandemi virus corona Covid-19. UMKM  menjadi sektor paling rentan terkena hantaman karena aktivitas kegiatan di masa pandemi berkurang sehingga pendapatan para pelaku UMKM jadi ikut merosot.
Hadir sebagai pembicara, yakni Prof. Dr. Bagong Suyanto, MPA (Guru Besar Pakar Sosio Ekonomi Kerakyatan, FISIP Universitas Airlangga, Surabaya); Joko Suyanto, SE, MM; (Ketua Dewan Sertifikasi dan Ketua Umum DPP Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo)) dan  Drs. Kaman Siboro, MBA; (Komisaris Utama BPR Universal).

Bertindak sebagai moderator Dr. Untoro A. Kayatnan, MSc; (Dosen STIE Indonesia Banking School). Menurut Ibu Ketua IBS Dr. Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono, S.H., LL.M, salah satu cara untuk membangkitkan kembali geliat UMKM, adalah memberikan aliran dana kepada pengusaha UMKM agar mereka bisa bertahan.  Karena itulah dibutuhkan dukungan modal dari industri jasa keuangan untuk menyuntikan modal sehingga bisa bangkit kembali dan memutar penghasilannya sebagai modal bagi produk lain yang sudah habis.

Untuk itu, STIE IBS sebagai perguruan tinggi yang memfokuskan di bidang studi Manajemen, Akuntansi dan Manajemen Keuangan dan Perbankan Syariah dengan cakupan kompetensi khusus di bidang keuangan berbasis digital, menggelar seminar ini untuk mendapatkan pemahaman bagaimana strategi penanganan yang harus dilakukan, baik dari sisi akademik, kebijakan otoritas terkait dan strategi komunitas industri BPR serta dari praktisi BPR dalam upaya pemulihan bisnis ke depan.