Jakarta Economic Forum 2019

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Indonesia Banking School (IBS) menyelenggarakan Jakarta Economic Forum (JEF). Acara ini merupakan sebuah acara yang kompetisi dalam membuat karya tulis ilmiah dengan tujuan mengembangkan wawasan dan soft skill peserta, yang diikuti lebih dari 20 peserta dan yang lolos ke babak grand final dan berhasil sampai ke sini untuk mempresentasikan karyanya hanya 4 peserta, yaitu dari Universitas Gajah Mada, Telkom University, UPN Veteran Jakarta, dan Universitas Pembangunan Jaya. Peserta-peserta tersebut akan mempresentasikan karya tulis mereka pada siang hari ini, selepas mengikuti rangkaian seminar yang juga turut melengkapi acara ini. 

Tema seminar yang diangkat dalam JEF adalah Menatap Sustainability Industri Perbankan di Era Internet of Things dengan Dr. Joni Swastanto, S.E, M. Sc. selaku moderator serta Yiyok Trio Herlambang SE. MM.(Ketua Umum Asosiasi Museum DKI Jakarta), Yudy Yanardy, SE, MM. (Senior Business Analyst Jatis Solution), dan Dr. Ir. Batara Maju Simatupang (Dosen Indonesia Banking School) selaku pembicara. 

Secara keseluruhan ketiga pembicara membahas tentang peran perbankan dalam menghadapi perkembangan digital di era Internet of Things, apalagi telah bermunculan berbagai Fintech (Financial Technology), Startup, Unicorn dan Digital Banking, semua itu bukan menjadi saingan bank justru memaksa bank untuk berubah dan memanfaatkan teknologi digital yang ada, seperti tutur Bapak Yudy Yanardy, SE, MM. “Mobile is Everything”. Pembicara pertama memaparkan bahwa agar peran Bank Indonesia dalam perkembangan perbankan di Indonesia lebih efektif adalah Bank Indonesia harus Independen artinya tidak terikat oleh lembaga apapun. Selanjutnya pembicara kedua menyatakan bahwa teknologi memaksa atau membuat perbankan harus berubah, karena perbankan di masa depan harus menerapkan namanya digital banking untuk memudahkan masyarakat. Pembicara ketiga pun sama seperti pembicara kedua, membahas masalah perbankan di masa depan di mana perbankan di masa depan pelayanannya bisa sangat personal melalui bantuan Artificial Intelligence (AI) seperti tuturnya saat menyampaikan materi “AI akan me warnai perbankan ke depan, ditandai dengan 91% orang di dunia menggunakan mobile Internet, yaitu semua kegiatan dilakukan menggunakan handphone mereka. 

Setelah rangkaian seminar dan presentasi Karya Tulis Ilmiah (KTI), acara ini dilanjutkan dengan Gala Dinner pada jam 18.30 ditemani penampilan dari UKM Band Indonesia Banking School dan diakhiri dengan pengumuman pemenang peserta KTI Nasional yang dimenangkan oleh Universitas Gajah Mada untuk kategori best paper pertama and best presentation dan untuk kategori best paper kedua dimenangkan oleh Telkom University.