Kembangkan SDM, Asosiasi Fintech Indonesia gandeng Indonesia Banking School

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. 08/05/20 Untuk menyiapkan tenaga profesional yang memiliki kompetensi masa depan di bidang fintech, Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (Aftech) bersama program studi Manajemen STIE Indonesia Banking School (IBS) meneken nota kesepahaman dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan MoU tersebut telah dilakukan pada 30 April lalu.

Executive Head of Aftech Partnership Committee yang juga Chief of International Partnership Officer DOKU, Ibu Alison Jap mengatakan, pengembangan kapasitas tenaga kerja membutuhkan ekosistem pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, asosiasi industri, pengusaha, penyedia teknologi juga lembaga penelitian dan pendidikan.

Bu Alison menambahkan, seluruh sektor pemangku kepentingan perlu memiliki sikap dan kesadaran terhadap tantangan yang dihadapi dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di masa mendatang.
“Saat ini dibutuhkan penguatan sinergi dan kolaborasi guna mencapai keberhasilan dalam pembangunan SDM. Salah satu bentuk kolaborasi yang dijalin dengan menggandeng IBS,” ujarnya beliau dalam virtual conference, Jumat (8/5). Sementara itu, Ketua Indonesia Banking School Ibu Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono menambahkan, IBS menyadari pentingnya peningkatan pemahaman dan ketertarikan mahasiswa terhadap industri fintech. Beliau menyebutkan, mahasiswa makin melek dalam merespons perkembangan ekonomi digital. “IBS sudah memahami adanya penetrasi pertumbuhan yang begitu cepat di fintech, yakni mencapai 567%. Hal ini merupakan peluang yang besar baik dalam bisnis, khususnya untuk meng-handle finansial inklusi yang bisa di jangkau,” ujar beliau
Tanpa adanya paduan jasa finansial dengan fintech, maka tentu akan terjadi keterlambatan. “Sehingga hal ini yang harus di penetrasikan kedepan untuk meningkatkan pemahaman semua pihak, baik secara lembaga, pemerintah maupun otoritas,” begitu tutur kata Ibu Kusumaningtuti.

link Kontan