16 November 2018


KULIAH UMUM Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

 

Kuliah umum program himpunan mahasiswa jurusan Manajemen pada hari Jumat tanggal 16 november 2018 di Auditorium IBS, dengan pembicara Kepala Grup Penanganan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) OJK RI, Ibu Heni Nugraheni, S.H., L.L.M, menyampaikan tema ¬†tentang Anti Pencucian uang dan terorisme sektor jasa keuangan Indonesia. Dalam paparanya juga membuka diskusi untuk membahas¬† “Pengaturan Penerapan Program APU PPT Sektor Jasa Keuangan”.


Definisi dan modus TPPU menurut Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 tentang TPPU diatur dalam Pasal 1, 3, 4, dan 5. Tahap pencucian uang terbagi menjadi 3 bagian, pertama upaya menempatkan uang tunai yang berasal dari tindak pidana ke dalam sistem keuangan, atau upaya menempatkan uang giral. Sementara itu, pentingnya penanganan APU PPT pada sektor jasa keuangan untuk pencucian uang dan pendanaan terorisme menggunakan jasa keuangan sebagai sarana untuk melakukan tindak pidana yang dapat berimbas kepada stabilitas perekonomian dan kedaulatan suatu negara, sehingga diharuskan peran masyarakat yang harus terus meneruh waspada dilingkungan sekitar akan tindakan sesuatu yang mencurigakan.


Sebagai moderator Ibu ossi Ferli S.T, S.E, MSM menjelaskan kesimpulan dari hasil pembahasan kuliah umum, yaitu “Dampak dari tindakan pencucian uang dan terorisme sector jasa keuangan mengancam stabilitas perekonomian dan integritas sistem keuangan, membahayakan sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, mengganggu rasa aman dan kedaulatan negara mengingat tindak pidana terorisme dan aktivitas yang mendukung terjadinya aksi terorisme merupakan salah satu bentuk ancaman bagi kedaulatan negara maka kita sebagai profesi dibidang Pendidikan turut membantu menyebarkan kepada mahasiswa untuk bisa membantu memberantas adanya tindakan pencucian uang dari lingkungan sekitar.








Kembali