25 April 2016

IBS Hasilkan Lulusan Terbaik Yang Siap Hadapi MEA

Indonesia Banking School (IBS) hasilkan lulusan berkualitas yang siap hadapi persaingan global.

Sejak dibukanya pasar tunggal ASEAN (MEA) persaingan di dunia kerja kian ketat. Bukan saja lapangan kerja yang semakin terbatas, tingkat seleksi yang ketat juga digalakkan setiap perusahaan agar bisa bersaing di kancah global. Akibatnya, lulusan yang kurang berkompeten terpaksa harus tersingkir.

Mau tidak mau kejelian dalam menentukan sekolah terbaik tak sebatas dilihat dari satu popularitas atau nama baiknya saja. Sekolah tersebut harus punya keunggulan di segala bidang, terutama dalam menghasilkan lulusan terbaik dan mampu bersaing.

Selain itu, relasi terhadap perusahaan atau korporasi juga bisa menjadi nilai tambah. Ini dapat menjadi jembatan pengenalan buat pelajar secara langsung di dunia kerja melalui program magang. Salah satu perguruan tinggi yang punya relasi dengan sejumlah korporasi adalah Indonesia Banking School (IBS).

Sesuai namanya, perguruan tinggi yang berlokasi di Kemang Raya 35 Jakarta Selatan ini bekerjasama dengan 20 bank, baik umum konvensional maupun syariah. Antara lain ada Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat Indonesia, Bank BCA Syariah, Panin Bank, Bank Danamon Indonesia, BRI Syariah, BNI Syariah, Bank Mega Syariah, BTPN Syariah, Bukopin dan Bank DKI.

Melalui sistem kerjasama tersebut, alumni IBS dapat langsung bekerja di salah satu perbankan yang sudah disebutkan. Tentunya, bukan tanpa tendensi apa-apa. Guna mempersiapkan mahasiswanya agar siap kerja, mahasiswa IBS telah lebih dulu mengikuti magang pada semester 4 di Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pada semester tujuh, mahasiswa melakukan magang selama enam bulan pada bank-bank rekanan.

Bukan itu saja, sebelum lulus, mahasiswa IBS juga harus memiliki nilai TOEFL minimal 550, Sertifikat General Banking I dan Manajemen Risiko. Hal yang terpenting, lulusan IBS dimantapkan wawasan kebangsaannya agar lebih mencintai Indonesia.

IBS juga telah memegang ijin resmi dari Dirjen Dikti sejak 2004. Selain itu, IBS didirikan oleh Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) yang tak lain yayasan binaan Bank Indonesia. Salah satu lembaga yang sudah mencetak kader perbankan nasional yang profesional di bawah YPPI adalah Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI).

Hal ini menjadi bukti bila IBS bukan sembarang perguruan tinggi asal berdiri. IBS memiliki program studi pada jenjang S1 (SE) berupa Akuntansi dan Manajemen. Sedangkan S2-nya ada Magister Manajemen (MM). Dengan dukungan sepenuhnya dari Otoritas Moneter (Bank Indonesia) dan OJK, IBS menjadi sekolah unggulan yang patut dipertimbangkan demi mencetak lulusan yang berdaya saing di pentas MEA. (adv/tmi/ayu)

 

Original Article "Link" ( https://m.tempo.co/infeed/wrapper.html?utm_domain=tempo.co&utm_url=http://d.infeed.id/article/ibs-hasilkan-lulusan-terbaik-yang-siap-hadapi-mea-1533.html )