“Strategi digitalisasi keuangan dan perbankan syariah meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia”

Jumat, 13 Agustus 2021 

Digitalisasi yang mumpuni pada sektor keuangan dan perbankan syariah merupakan satu keniscayaan. Hal ini akan bermuara pada target capaian pertumbuhan market share keuangan syariah yang dibidik di angka 20 persen, sementara angka yang telah diwujudkan baru sebesar 9,9 persen (OJK, 2021) dari proporsi total pasar keuangan dan perbankan nasional. Kondisi ini tentu dipengaruhi oleh tingkat inklusi keuangan syariah yang masih lemah berkisar 9,1 persen pada tahun 2020. Capaian ini masih jauh tertinggal dari tingkat inklusi keuangan nasional sebesar 76,10 persen. Berbanding lurus dengan Indeks literasi keuangan syariah yang juga masih rendah, yakni hanya sebesar 8,93 persen dari indeks literasi nasional yaitu 38,03 persen (OJK, 2020).

Target mulia Indonesia untuk menjadi Global Islamic Finance Hub di tahun 2024 yang dimotori oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), tentu saja memerlukan serangkaian strategi jitu untuk mencapainya, di antaranya terkait ‘digitalised engagement’ pada ranah keuangan dan perbankan syariah yang utamanya bertujuan meningkatkan persentase inklusi keuangan masyarakat Indonesia sesuai program Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia pada 7 Desember 2020. Pemanfaatan optimal teknologi digital dapat menjawab tantangan saat ini di mana customers seharusnya sudah bisa mengakses produk keuangan syariah dengan masif, mudah, cepat dan murah secara merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Karenanya, forum ilmiah berupa paparan strategi yang tepat sangat diperlukan. 

Memerhatikan uraian di atas, maka STIE Indonesia Banking School (IBS) berencana mengadakan Webinar Kuliah Umum dengan tema “Strategi digitalisasi keuangan dan perbankan syariah meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia”. Untuk itu, STIE IBS dengan hormat mengundang Bapak Kusman Yandi, SE., MBA (Direktur Wholesale and Transaction Banking, PT. Bank Syariah Indonesia Tbk), sebagai narasumber dalam Webinar Kuliah Umum yang dilakukan secara daring melalui platform Video Conference (Zoom Meeting).

DOWNLOAD MATERI DISINI  : 

DOWNLOAD