blog-contoh

blog-contoh2022-12-20T08:15:29+07:00

NEWS / BLOG

Sed interdum massa lacus, a porttitor risus gravida sed. Nulla ultricies ex non sagittis vulputate. Integer fringilla convallis risus, id semper est interdum non.

LATEST ARTICLES

Quisque molestie tristique nisi et luctus. Proin eget velit quis lorem euismod pulvinar. Phasellus lobortis tellus dignissim metus varius volutpat. Integer a lacus mauris.

Menteri Keuangan Baru di Persimpangan Fiskal

September 18, 2026|

Oleh: Assoc. Prof. Dr. Ir. Batara Maju Simatupang, MT., MPhil., CIMBA., CAPF Pada 14 September 2026, Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai menteri keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Sebelumnya, Suahasil telah menjadi wakil menteri keuangan dan memiliki pengalaman panjang di Kementerian Keuangan. Pergantian ini kemudian dilanjutkan dengan serah terima jabatan pada 15 September 2026. Sesungguhnya pergantian Menteri Keuangan, bukan hanya masalah pergantian pejabat, namun yang diuji adalah arah kebijakan fiskal Indonesia. Publik bertanya, bukan sekedar siapakah Menkeu yang baru? Akan tetapi: "Apa yang akan dilakukan Menkeu baru agar ekonomi Indonesia mampu menembus 6% tanpa mengorbankan kesehatan APBN?" Suahasil memasuki Kementerian Keuangan bukan dalam kondisi ekonomi yang sedang jatuh. Justru sebaliknya, ekonomi Indonesia masih tumbuh relatif solid. Triwulan I-2026 tumbuh 5,61% dan triwulan II-2026 tumbuh 5,29%. Semester I-2026 bahkan mencatat pertumbuhan 5,45%. Pertumbuhan ini menyimpan sebuah paradoks, yaitu Indonesia tumbuh, tetapi belum cukup cepat untuk memenuhi ambisi pertumbuhan 6%. Pekerjaan Rumah Menkeu Baru Sudah terlalu lama ekonomi Indonesia berada di sekitar angka 5%. Bukan berarti pertumbuhan 5% itu buruk. Persoalannya adalah ketika 5% berubah dari batu loncatan menjadi zona nyaman. Pertumbuhan 5,61% persen pada ...

Membangun Arsitektur Strategic Stability Indonesia

September 6, 2026|

Oleh: Assoc. Prof. Dr. Ir. Batara Maju Simatupang, MT., MPhil., CIMBA., CAPF Dunia kini memasuki kancah gejolak pada ketahanan ekonomi, ditandai oleh adanya fragmentasi geopolitik, perang dagang, volatilitas pasar keuangan, perubahan harga komoditas, gangguan rantai pasok, dan percepatan digitalisasi. Ketahanan ekonomi karena itu tidak lagi cukup diukur dari seberapa besar cadangan devisa yang dimiliki suatu negara. Cadangan devisa tetap merupakan benteng pertahanan pertama, tetapi benteng yang kuat tidak selalu kokoh bilamana sistem ekonomi di belakangnya rapuh. Posisi cadangan devisa Indonesia pada Juli 2026 mencapai US$145,3 miliar, relatif stabil dibandingkan US$145,6 miliar pada Juni. Posisi tersebut setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor, atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, jauh di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor (Bank Indonesia, 2026). Hal ini memperkuat bahwa Indonesia tidak sedang menghadapi persoalan reserve inadequacy. Persoalan strategisnya justru bagaimana reserve adequacy diterjemahkan menjadi exchange-rate credibility, ruang kebijakan, dan kapasitas pertumbuhan. Di sinilah Strategic Stability menjadi relevan: cara baru mengorkestrasikan instrumen yang telah dimiliki Indonesia-cadangan devisa, kebijakan moneter dan fiskal, pasar keuangan, sistem pembayaran, industrialisasi, perdagangan, teknologi, dan pembangunan manusia-menuju arsitektur pertahanan ekonomi nasional. Cadangan ...

Dosen STIE Indonesia Banking School Turut Perkuat Kolaborasi PkM Nasional di Desa Wisata Hanjeli

September 5, 2026|

SUKABUMI, 5 September 2026 — Desa Wisata Hanjeli, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, menjadi ruang pertemuan antara dunia akademik dan masyarakat dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kolaborasi ke-8 yang berlangsung pada 4–5 September 2026. Kegiatan ini mempertemukan 103 dosen dari 46 perguruan tinggi dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk dosen STIE Indonesia Banking School (IBS). Diselenggarakan oleh Universitas Persada Indonesia Y.A.I bekerja sama dengan Yayasan Rumah Hanjeli Indonesia, kegiatan ini mengusung semangat kolaborasi untuk menggali potensi sekaligus merespons berbagai kebutuhan masyarakat Desa Wisata Hanjeli. Selama dua hari, para akademisi tidak hanya hadir untuk mengenal potensi desa, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui diskusi dan pendampingan. Berbagai kelompok turut terlibat, mulai dari PKK, pelaku UMKM, Pokdarwis, pengelola homestay, kelompok pertanian, kader Posyandu, tenaga pendidik, hingga kelompok yang bergerak di bidang lingkungan. Beragam persoalan menjadi bahan diskusi, antara lain pengembangan usaha, pemasaran, peningkatan kualitas produk, pengelolaan wisata, pertanian, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Melalui pertemuan tersebut, pengalaman masyarakat dipertemukan dengan perspektif akademik untuk menemukan alternatif solusi dan peluang pengembangan yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Salah satu potensi yang menjadi perhatian adalah Hanjeli, komoditas pangan lokal yang telah ...

Mahasiswa IBS Kembali Dipercaya Pimpin IAI Muda DKI Jakarta Gen 3 Periode 2026–2027

August 29, 2026|

Jakarta, Agustus 2026 — Kabar membanggakan kembali datang dari mahasiswa STIE Indonesia Banking School (IBS). Romulus Fernando Noel Silaen kembali dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum IAI Muda Generasi 3 Wilayah DKI Jakarta periode 2026–2027. Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa IBS tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kepemimpinan, profesionalisme, dan kontribusi nyata di dunia akuntansi. Dalam rangkaian Seminar & Pelantikan Pengurus IAI Muda Jakarta Gen 3 yang diselenggarakan pada 29 Agustus 2026 di Auditorium Universitas Al-Azhar Indonesia, sejumlah mahasiswa IBS juga turut menorehkan prestasi dengan berhasil lulus dan terpilih sebagai bagian dari kepengurusan IAI Muda Gen 3 Wilayah DKI Jakarta periode 2026–2027. Mengangkat tema “Redefining Financial Reporting: The Next-Gen Accountant in the Era of PSAK 118”, kegiatan ini menjadi ruang bagi para akuntan muda untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan standar akuntansi sekaligus membangun jejaring profesional. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi IBS sekaligus cerminan semangat mahasiswa IBS untuk terus berprestasi, berorganisasi, dan mengambil peran dalam perkembangan profesi akuntansi di Indonesia. 🌟 Selamat dan sukses kepada Romulus Fernando Noel Silaen serta seluruh mahasiswa IBS yang terpilih sebagai Pengurus IAI Muda Gen ...

URI: Universitas Baru atau Mesin Baru SDM Indonesia?

August 24, 2026|

Oleh: Assoc. Prof. Dr. Ir. Batara Maju Simatupang, MT., MPhil., CIMBA., CAPF PELANTIKAN Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) oleh Presiden RI pada 22 Juli 2026 menimbulkan pertanyaan lebih besar daripada sekadar mengapa pemimpinnya disebut gubernur, bukan rektor. Pemerintah menjelaskan URI merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM dan mencetak pemimpin masa depan. Tujuannya tentu baik. Indonesia memang membutuhkan manusia unggul. Kini, pertanyaannya: apakah Indonesia membutuhkan universitas baru atau justru perlu menaikkan kelas universitas yang sudah ada menjadi mesin baru pembentukan SDM Indonesia? Indonesia tidak memulai dari nol. Kita telah memiliki perguruan tinggi dengan tradisi akademik, jaringan internasional, dosen, peneliti, alumni, dan reputasi yang dibangun selama puluhan bahkan ratusan tahun. Lima PTN —UI, UGM, ITB, Unair, dan IPB— telah masuk Top 500 QS dan pada QS WUR 2026 masing-masing berada di peringkat 189, 224, 255, 287, dan 399. Indonesia sudah memiliki universitas berkelas dunia. Pertanyaannya mengapa tidak mempercepat mereka? Butuh Waktu Membentuk Universitas Kelas Dunia Mari berpikir realistis. Universitas kelas dunia tidak lahir hanya karena gedung megah, anggaran besar, atau kewenangan pemimpin. Ia dibangun dari talenta, fakultas, riset, mahasiswa, inovasi, reputasi, dan jejaring global. Semua ...

Ketika Ketahanan Harus Berubah Menjadi Kecepatan

August 23, 2026|

Oleh: Assoc. Prof. Dr. Ir. Batara Maju Simatupang, MT., MPhil., CIMBA., CAPF Bank sentral membangun cadangan devisa, menyediakan financial safety net, menjaga kredibilitas kebijakan, memperkuat sistem pembayaran, dan memastikan stabilitas keuangan. Semua itu membentuk Strategic Stability. Kendati kita mampu memelihara stabilitas, namun pergerakan dunia semakin kaotis dan eratik. Dampaknya, guncangan datang lebih cepat, bergerak secara sporadis, menyebar lebih luas, dan melalui saluran yang sebelumnya bukan perhatian utama dari kebijakan moneter. Bahkan gejolak geopolitik memengaruhi perdagangan dan arus modal; serangan siber mengganggu infrastruktur keuangan; artificial intelligence mengubah perilaku pasar; sementara tokenisasi mengubah cara aset, uang, likuiditas, dan penyelesaian transaksi dirancang. Oleh karenanya, ketahanan bank sentral yang tadinya kuat menghadapi guncangan, kini harus mampu menetapkan seberapa cepat mereka membaca perubahan, mengambil keputusan, mengorkestrasikan instrumen, dan mengubah arah sebelum guncangan menjadi krisis. Di sinilah kita bergerak dari Strategic Stability menuju Strategic Response. Ketika Kecepatan Menjadi Faktor Stabilitas Reserve adequacy tetap penting, tetapi tidak lagi cukup. Cadangan devisa menjadi benteng pertahanan pertama, financial safety net lapisan berikutnya, sementara kualitas institusi, teknologi, koordinasi kebijakan, dan kepercayaan publik menentukan efektivitas seluruh arsitektur. Namun ada satu faktor yang semakin menentukan, yaitu ...

QUALITY GUARANTEE

Sed venenatis urna sit amet vulputate lobortis. Nullam dolor sem, varius eu luctus vitae, mattis id dolor. Proin ultricies feugiat ipsum. Quisque lobortis risus sapien, quis pulvinar turpis placerat ut. Vivamus eu egestas est, commodo ultricies turpis. Donec a consequat nisi, non pellentesque risus. Fusce lacinia sem a mollis tempus. Etiam in sapien non odio ornare iaculis vel vel enim. Sed velit urna, pharetra non quam nec, consequat hendrerit ex. Phasellus ac rutrum diam.

OFFICE LINE

1.800.555.6789

EMERGENCY

1.800.555.0000

WORKING HOURS

9:00am – 6:00pm

OFFICE LINE

1.800.555.6789

EMERGENCY

1.800.555.0000

WORKING HOURS

9:00am – 6:00pm

Go to Top