NEWS / BLOG
Sed interdum massa lacus, a porttitor risus gravida sed. Nulla ultricies ex non sagittis vulputate. Integer fringilla convallis risus, id semper est interdum non.
LATEST ARTICLES
Quisque molestie tristique nisi et luctus. Proin eget velit quis lorem euismod pulvinar. Phasellus lobortis tellus dignissim metus varius volutpat. Integer a lacus mauris.
Subsidi Energi, Rupiah dan Stabilitas
Oleh: Assoc. Prof. Dr. Ir. Batara Maju Simatupang, MT., MPhil., CIMBA., CAPF Direktur Program Magister Manajemen Indonesia Banking School Setiap kali harga energi naik atau rupiah melemah, respons kita hampir selalu sama: menahan dampak, memperbesar subsidi energi, dan menenangkan pasar. Di permukaan, ini terlihat sebagai kebijakan yang rasional. Stabilitas terjaga. Inflasi terkendali. Kepanikan mereda. Namun justru di situlah letak persoalannya. Kita terlalu sering mengelola stabilitas, tanpa cukup memahami apa yang sebenarnya kita pertahankan. Dalam berbagai perdebatan publik, stabilitas kerap direduksi menjadi angka: inflasi rendah, pertumbuhan sekitar 5%, dan nilai tukar yang relatif terkendali. Bahkan, muncul narasi yang lebih ekstrem, bahwa pelemahan rupiah ke level tertentu, seperti 20.000 rupiah per dolar AS atau 22.000 rupiah per dolar AS, akan secara otomatis membawa Indonesia menuju krisis. Narasi seperti ini terdengar meyakinkan. Namun secara analitis, ia menyesatkan. Nilai tukar bukanlah penyebab utama krisis. Ia adalah refleksi dari struktur ekonomi. Dalam penelitian saya sebelumnya (Simatupang, 2007), saya menunjukkan bahwa stabilitas sistem keuangan tidak serta-merta mencerminkan kekuatan ekonomi yang sesungguhnya. Tanpa intermediasi yang efektif ke sektor produktif, stabilitas hanya menjadi kondisi statis, bukan pendorong transformasi. Dua dekade kemudian, pola ...
Political Bubble vs Orkestrator
Oleh: Assoc. Prof. Dr. Ir. Batara Maju Simatupang, MT., MPhil., CIMBA., CAPF Direktur Program Magister Manajemen Indonesia Banking School Setiap kali krisis ekonomi terjadi, reaksi masyarakat hampir selalu sama. Pasar dianggap gagal. Spekulan dituduh menciptakan gelembung aset. Lembaga keuangan disalahkan karena mengambil risiko berlebihan. Investor dinilai terjebak dalam euforia yang tidak rasional. Pandangan tersebut memang tidak sepenuhnya salah. Namun sejarah menunjukkan bahwa krisis ekonomi besar hampir tidak pernah lahir dari kegagalan pasar semata. Di balik setiap krisis, sering kali terdapat kegagalan yang lebih mendasar, yaitu kegagalan politik dalam menjalankan fungsi koreksi dan pengawasan. Krisis Keuangan Global 2008 merupakan contoh yang paling jelas. Selama bertahun-tahun dunia menikmati pertumbuhan kredit yang agresif, inovasi keuangan yang semakin kompleks, dan ekspansi leverage yang jauh melampaui kapasitas pengelolaan risiko. Tanda-tanda bahaya sebenarnya sudah terlihat. Namun regulator, pembuat kebijakan, lembaga keuangan, dan bahkan masyarakat secara kolektif memilih untuk percaya bahwa sistem akan tetap stabil. Ketika gelembung itu akhirnya pecah, dampaknya tidak hanya menghancurkan sektor keuangan. Krisis menjalar ke sektor riil, lapangan kerja, investasi, dan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks inilah McCarty, Poole, dan Rosenthal (2013) memperkenalkan konsep Political Bubble, yaitu situasi ...
Research Exhibition 2026: IBS Dorong Budaya Riset dan Inovasi Mahasiswa Bersama Reviewer Internasional
Indonesia Banking School kembali menyelenggarakan kegiatan akademik inspiratif melalui Research Exhibition 2026 yang dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026 di Lobby IBS. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil penelitian terbaik, berbagi ide inovatif, serta memperluas wawasan akademik dalam berbagai bidang keilmuan. Research Exhibition 2026 menghadirkan berbagai karya penelitian mahasiswa yang mencerminkan kreativitas, kemampuan analisis, dan kepedulian terhadap isu-isu terkini, mulai dari pengembangan bisnis, teknologi digital, sustainability, hingga inovasi di sektor keuangan dan pemasaran. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil riset mereka secara langsung kepada para pengunjung dan dewan juri. Pada pelaksanaan tahun ini, IBS menghadirkan juri internasional, Assoc. Prof Bogdan Nichifor dari “Vasile Alecsandri” University of Bacau, Romania. Beliau merupakan akademisi dan peneliti yang memiliki fokus penelitian pada bidang marketing, sustainability, digital transformation, serta pengembangan inovasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Kehadiran Assoc. Prof. Bogdan Nichifor memberikan perspektif global dalam proses penilaian sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kualitas penelitian yang relevan dengan tantangan dunia internasional. Dalam sesi diskusi bersama peserta, beliau juga memberikan masukan dan apresiasi terhadap berbagai ide kreatif yang ditampilkan mahasiswa IBS. Kegiatan ...
International Guest Lecture IBS: Menjelajahi Transformasi Digital, AI, dan Sustainability di Era Ekonomi Global
Indonesia Banking School kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertaraf internasional melalui program International Guest Lecture yang dilaksanakan secara hybrid pada Rabu, 20 Mei 2026 bertempat di Amphitheater 404 Lantai 4 IBS serta melalui platform Zoom. Kegiatan ini menghadirkan pembicara internasional, Assoc. Prof. Bogdan Nichifor dari “Vasile Alecsandri” University of Bacau, Romania. Mengangkat tema mengenai transformasi digital, Artificial Intelligence (AI), dan sustainability dalam perkembangan ekonomi negara berkembang, kegiatan ini memberikan wawasan global kepada mahasiswa dan peserta mengenai tantangan serta peluang inovasi digital di masa depan. Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Bogdan Nichifor menjelaskan bagaimana perkembangan teknologi dan implementasi AI telah menjadi faktor penting dalam mendorong efisiensi, pertumbuhan ekonomi, serta pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor industri. Acara berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir secara langsung maupun daring. Diskusi yang berkembang tidak hanya membahas perkembangan teknologi digital, tetapi juga pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi global yang semakin dinamis. Kegiatan International Guest Lecture ini dimoderatori oleh Ibu Meta Andriani S.E., M.M. selaku Ketua Program Studi Manajemen IBS. Dalam sesi diskusi, beliau memandu jalannya acara dengan komunikatif dan interaktif sehingga tercipta suasana akademik yang ...
Bantalan Fiskal Indonesia: Shock Absorber atau Penundaan Risiko?
Oleh: Assoc. Prof. Dr. Ir. Batara Maju Simatupang, MT., MPhil., CIMBA., CAPF Direktur Program Magister Manajemen Indonesia Banking School Pernyataan Menteri Keuangan Indonesia dalam forum IMF di Amerika Serikat (15/04/2026) sekilas tampak sebagai afirmasi klasik atas disiplin fiskal. Beliau menekankan bahwa APBN tetap solid, defisit terkendali, dan penerimaan negara menunjukkan kinerja positif. Namun, jika dibaca lebih dalam, terdapat satu kata kunci yang sangat strategis dan sering luput dianalisis secara kritis, yaitu "bantalan fiskal" sebagai cadangan bila diperlukan. Istilah ini bukan sekadar teknis anggaran. Ini mencerminkan perubahan paradigma yang lebih dalam, yaitu negara tidak lagi hanya menjaga stabilitas, tetap menyiapkan diri untuk mengelola ketidakpastian yang bersifat permanen. Dari Stabilizer ke Shock Absorber Saya ingin menekankan, bahwa fiskal kini tidak lagi sekadar automatic stabilizer, tetapi telah berevolusi menjadi shock absorber aktif. Ketika Menteri Keuangan menyebut adanya "bantalan fiskal", yang dimaksud bukan hanya ruang anggaran (fiscal space), tetapi juga kemampuan negara untuk menyerap guncangan global, menjaga daya beli, dan mempertahankan momentum ekonomi ketika tekanan eksternal meningkat. Dalam konteks global saat ini, suku bunga tinggi, geopolitik memanas, dan rantai pasok tidak stabil, membuat bantalan ini menjadi krusial. Namun, ...
Dari Kampus ke Desa: Aksi Besar 173 Dosen Mengguncang Kasomalang Kulon
Subang — Desa Wisata Kasomalang Kulon menjadi saksi lahirnya sebuah gerakan kolaboratif berskala nasional yang penuh energi dan dampak nyata. Dipimpin oleh Universitas Persada Indonesia Y.A.I, sebanyak 173 dosen dari 64 perguruan tinggi di berbagai kota di Indonesia turun langsung melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada 17–18 April 2026. Dari 173 dosen tersebut, beberapa dosen dari Indonesia Banking School masuk dalam beberapa kelompok kategori yaitu Dalam Kelompok "Penerapan Sistem Bank Sampah Pepeling di Desa Wisata Kecamatan Kasomalang Kulon Kabupaten Subang", terdiri dari Assoc. Prof. Dr. Sparta, SE.,Ak., ME. CA. Pada Kelompok "Optimalisasi Nilai Tambah Melalui Pengemasan (Packaging) Dan Media Sosial Untuk Memperluas Pemasaran" terdiri dari Dr. Edi Komara, SE., M.Si. Pada "Strategi Anti Gagal Bisnis Keripik: Peningkatan Daya Saing UMKM Keripik Singkong melalui Inovasi Packaging dan Perhitungan Harga Pokok Produksi di Desa Kasomalang Subang" terdiri dari Meta Andriani, SE., MM., Dr Enny Haryanti, SE., MM. dan Assoc Prof. Dr. Paulina, SE., M.Si. Selama dua hari, desa ini berubah menjadi pusat aktivitas pemberdayaan yang dinamis. Ratusan akademisi tidak hanya hadir sebagai narasumber, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam mencari solusi dan mengembangkan potensi ...
QUALITY GUARANTEE
Sed venenatis urna sit amet vulputate lobortis. Nullam dolor sem, varius eu luctus vitae, mattis id dolor. Proin ultricies feugiat ipsum. Quisque lobortis risus sapien, quis pulvinar turpis placerat ut. Vivamus eu egestas est, commodo ultricies turpis. Donec a consequat nisi, non pellentesque risus. Fusce lacinia sem a mollis tempus. Etiam in sapien non odio ornare iaculis vel vel enim. Sed velit urna, pharetra non quam nec, consequat hendrerit ex. Phasellus ac rutrum diam.
OFFICE LINE
1.800.555.6789
EMERGENCY
1.800.555.0000
WORKING HOURS
9:00am – 6:00pm
OFFICE LINE
1.800.555.6789
EMERGENCY
1.800.555.0000
WORKING HOURS

