Jakarta, 9 Oktober 2026 – Indonesia Banking School (IBS) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Literasi Finansial Gen Z: Waspada Bahaya Jual-Beli Rekening, Judi Online, dan Pinjol Ilegal” pada Jumat (9/10), pukul 14.00–16.00 WIB di Auditorium Lantai 2, Indonesia Banking School. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai literasi keuangan serta kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan finansial di era digital.
Kuliah umum ini menghadirkan Bpk. Moh. Shalehuddin Akbar, S.H., LL.M., Direktur Analisis dan Pemeriksaan II Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), sebagai pembicara. Diskusi dipandu oleh Bpk. Deni Wardani, ST., MTI., dosen STIE Indonesia Banking School, sebagai moderator.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya menjaga keamanan rekening pribadi dan mengenali risiko yang dapat timbul dari praktik jual-beli atau penyewaan rekening kepada pihak lain. Rekening yang disalahgunakan dapat menjadi sarana transaksi keuangan ilegal, sehingga pemilik rekening perlu memahami konsekuensi dan tanggung jawab atas penggunaan rekening atas namanya.
Selain itu, pembahasan mengenai judi online dan pinjaman online ilegal menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran mahasiswa terhadap risiko finansial di lingkungan digital. Kemudahan akses terhadap berbagai layanan digital perlu diimbangi dengan kemampuan untuk memilah informasi, menilai kredibilitas penyedia layanan, serta mengambil keputusan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini menegaskan pentingnya literasi finansial bagi Generasi Z, khususnya mahasiswa sebagai generasi yang semakin aktif memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman mengenai keamanan transaksi, pengelolaan keuangan, dan kewaspadaan terhadap tawaran yang mencurigakan diharapkan dapat membantu mahasiswa menghindari risiko penipuan maupun penyalahgunaan layanan keuangan.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, Indonesia Banking School terus mendorong penguatan wawasan mahasiswa tidak hanya dalam bidang perbankan dan keuangan, tetapi juga dalam memahami tantangan industri keuangan digital dan pentingnya perilaku finansial yang bertanggung jawab.
Sebagai bagian dari ketentuan kegiatan akademik, mahasiswa peserta memperoleh e-sertifikat yang dapat digunakan sebagai salah satu persyaratan mengikuti sidang tugas akhir.
Melalui kegiatan edukatif seperti ini, IBS berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman serta membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan kesadaran yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan finansial di era digital.
Indonesia Banking School — The Leading Banking & Finance Education in the Digital Era.

Get Social